APRESIASI SASTRA
Apresiasi dapat diartikan sbg suatu langkah utk mengenal, memahami, dan menghayati suatu karya sastra.
-Unsur intrinsik: Tema, Alur, Watak, Tokoh, Latar, Amanat, Sudut Pandang dan Gaya Bahasa.
-Unsur ekstrinsik:
1. Latar belakang pengarang
2. Tujuan penulis
3. Latar sosial budaya
4. Latar belakang pendidikan.
Prosa adalah karya sastra yg bebas, tidak terikat oleh rima, irama dan bunyi seperti puisi.
Menurut isinya, prosa ada 2, i.e:
1. Prosa Fiksi (rekaan/khayalan).
Contoh: Cerpen, Novel, Dongeng.
Apresiasi prosa:
1. Tema
2. Alur/plot
a. Plot Ledakan
b. Plot Lembut
c. Plot Lembut Meledak.
Berdasar sifat:
a. Plot Terbuka
b. Plot Tertutup
c. Plot Campuran
3. Sudut Pandang
a. Sudut pandang maha kuasa
b. Sudut pandang orang pertama
c. Sudut pandang penilai
d. Sudut pandang objektif
4. Amanat
Prosa Nonfiksi (informasi faktual).
Contoh: Artikel, Tajuk Rencana, Opini, Feature, Biografi, Tips, Reportase, Iklan, Pidato.
Ada 4 metode pidato:
1. Metode improptu
2. Metode naskah
3. Metode hafalan
4. Metode ekstemporan.
MAKNA IDIOMATIK
1. Makna Denotatif dan Konotatif
Makna Denotatif adalah makna sebenarnya. Makna Konotatif adalah makna bukan sebenarnya.
2. Majas
-Majas Perbandingan
a. Asosiasi
ex: Cobaan ini seperti badai yg tiada henti.
b. Metafora
ex: Dia sampah masyarakat disini.
c. Personifikasi
ex: Mentari pagi tersenyum menyambut hari
d. Antitesis
ex: Anak itu malah bangga atas kegagalannya dlm tes masuk UN.
e. Pleonasme
ex: Saya melihat kejadian itu dgn mata kepala saya sendiri.
f. Tautologi
ex: Sang ibu mencintai anak yg merupakan darah dagingnya sendiri.
-Majas Pertentangan
a. Hiperbola
ex: Buku Harry Potters telah mengguncang dunia.
b. Litotes
ex: Kalau ibu berkenan mampirlah ke gubuk kami.
c. Ironi
ex: Rajin sekali Anda datang ke sekolah, bel masuk sudah berbunyi 7 jam yg lalu. Hehe..
d. Paradoks
ex: Dia kesepian di tengah keramaian kota.
e. Klimaks
ex: Jangankan sebulan, setahun, sewindu pun kamu akan kutunggu. (demi cinta lah)
f. Antiklimaks
ex: Jangankan seribu, atau seratus, serupiah pun aku tak punya. (watiiir):-)
g. Sinisme
ex: Memang Andalah yg paling kaya yg dpt menguasai pelabuhan2 di negeri ini.
h. Sarkasme
ex: Tingkah lakumu sungguh membuat kami malu.
-Majas Pertautan
a. Metonimia
ex: Ia baru saja membeli Indomie.
b. Sinekdok
ex: Bandung meraih prestasi gemilang di bidang kesenian.
c. Alusi
ex: Tugu ini mengingatkan kita kpd para pahlawan yg telah gugur. (jadul)
d. Eufemisme
ex: Para tunarungu sedang menjalani tes kesehatan di PusKesMas.
-Majas Perulangan
a. Aliterasi
ex: Dara damba daku
b. Repetisi
ex: kakiku luka
luka kakiku
kakiku lukakah.
Rima adalah pengulangan bunyi dalam puisi.
Ritma adalah pengulangan kata, frase atau kalimat dalam bait puisi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar